BPJS Menunggak, Pasien Dilayani Pakai Dana Talangan

BPJS Menunggak, Pasien Dilayani Pakai Dana Talangan

BPJS Menunggak, Pasien Dilayani Pakai Dana Talangan

BPJS Menunggak, Pasien Dilayani Pakai Dana Talangan

Memasuki akhir tahun ini BPJS Kesehatan menunggak piutang senilai Rp 40,8 miliar

kepada RSUD dr. Harjono. Angka tersebut akumulasi dari piutang dari bulan Mei hingga September.

”Jumlah tersebut belum termasuk bulan Oktober. Proses klaim setiap bulan pasti dilakukan,” kata Direktur RSUD dr. Harjono dr. Made Jeren,Sp.THT, Selasa (19/11/2019).

Made mengungkapkan pihak mencoba memaklumi jika BPJS belum bisa membayar piutang

. Karena, kata Made pembayaran klaim yang menunggak bukan hanya di RSUD dr Harjono saja, rumah sakit yang lain juga mengalami hal yang sama.

‘’Kalau BPJS sudah ada uang, pasti nanti akan langsung dibayarkan,” katanya.
Baca Juga:

HMI Cabang Malang Anggap Indonesia Dalam Kondisi Darurat
Premi BPJS Naik, Rekan Indonesia: Bukti Jokowi Tidak Pro Rakyat Kecil
BPJS Kesehatan Pamekasan Terapkan Aplikasi JKN Mobile
NU dan Pesantren Lumajang Jalin Kerjasama JKN

Namun pemakluman RSUD dr. Harjono jika BPJS belum bisa membayar piutang,

maksimal sampai dua bulan lagi. Jika pada awal tahun depan juga tak kunjung melakukan pembayaran, mau tidak mau, kata Made, pihaknya terpaksa harus menggunakan dana talangan.

”Rumah sakit kan pelayanan publik, jadi tidak boleh berhenti layanannya. Opsi terakhir, ya pakai dana talangan,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/7