Di Depan Wisudawan UT, Wiranto Singgung Kondisi Indonesia pada 2030

Di Depan Wisudawan UT, Wiranto Singgung Kondisi Indonesia pada 2030

Di Depan Wisudawan UT, Wiranto Singgung Kondisi Indonesia pada 2030

Di Depan Wisudawan UT, Wiranto Singgung Kondisi Indonesia pada 2030

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengajak para wisudawan untuk bangga memiliki Indonesia. Pasalnya saat ini, posisi Indonesia termasuk salah satu yang diperhitungkan oleh dunia.

“Bahkan diprediksi pada tahun 2030, Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi

terbesar kelima di dunia,” ujar Menko Polhukam Wiranto saat menghadiri wisuda 2.100 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) di Aula Universitas Terbuka Convention Centre (UTCC), Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (27/11).

Selain itu, Indonesia juga menjadi negara dengan tindak kepercayaan pertama di dunia, negara peringkat kedua tujuan investasi, dan negara yang menyandang predikat nomor 9 teraman di dunia.

“Negara kita ini sangat diperhitungkan oleh negara lain. Oleh karenanya, k

ita harus bangga jadi bangsa Indonesia,” beber Wiranto.

Menurutnya, salah satu kunci Indonesia akan menjadi negara yang sangat kuat yaitu persatuan. Dijelaskan, bangsa Indonesia memiliki keunikan tersendiri dibanding negara-negara lain seperti keberagaman suku, agama, adat istiadat, terikat kuat dalam semangat persatuan.

Kebanggaan atas nilai-nilai itulah yang harus dijaga bersama-sama dari ancaman perpecahan.

“Kita tidak boleh mengingkari persatuan itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara yang punya berbagai suku bangsa, agama, kalau tidak bisa menyatukan maka sangat rawan. Jadi persatuan adalah kunci untuk menjaga Indonesia ke depan,” beber Wiranto.

Sebanyak 2.100 mahasiswa UT menjalani prosesi wisuda di aula UTCC.

Wisuda periode 1 wilayah 3 tahun 2018 itu mengusung tema “Entrepreneurship Bagi Pendidik di Era Indonesia 4.0”. Sejatinya, Presiden Joko Widodo akan hadir memberi sambutan.

“Dalam pidato tadi saya menyampaikan permintaan maaf dari Pak Presiden yang tidak bisa hadir dalam acara ini karena kesibukan beliau,” pungkas Wiranto.

 

Sumber :

https://solopellico3p.com/cara-membuat-sinopsis-novel-remaja-indonesia/