Dompet Dhuafa Bakal Berbagi Inspirasi Teknologi Bagi Mahasiswa

Dompet Dhuafa Bakal Berbagi Inspirasi Teknologi Bagi Mahasiswa

Dompet Dhuafa Bakal Berbagi Inspirasi Teknologi Bagi Mahasiswa

Dompet Dhuafa Bakal Berbagi Inspirasi Teknologi Bagi Mahasiswa

BANDUNG- Dompet Dhuafa akan menggelar inspiring talk, yakni salah satu event

yang menghadirkan tokoh maupun praktisi sehingga mampu menginspirasi bagi para mahasiswa khususnya bagi penerima beasiswa.

Manager of Strategic Partnership Dompet Dhuafa Pendidikan Aza El-Munadiyan menjelaskan kegiatan yang akan mengambil tema “Teknologi dan Social Impact” itu akan dilaksanakan di Aula Timur ITB pada 5 mei 2018 mendatang.

Event yang sudah memasuki tahun ke-2 tersebut bertujuan agar mahasiswa terinspirasi dari tokoh yang memiliki pengalaman bahkan terbilang sukses di bidangnya masing-masing.

Tahun ini mengambil tema tentang “Teknologi dan Social Impact“. Menurut Aza,

teknologi mampu mengakselerasi pembangunan termasuk kesejahteraan di masyarakat khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Aza mengungkapkan dalam kegiatan tersebut akan melibatkan pembicara dari instansi pemerintahan karena sebagai pemegang kebijakan terutama  di bidang teknologi. Salah satunya, Walikota Depok Muhammad Idris sebagai penerima penghargaan bidang lingkungan.

Sedangkan para praktisi yang akan menjadi pembicara di inspiring talk itu diantaranya: CEO X-Village yang bergerak dalam bidang pertanian, Sani Khadafi, kemudian CeO Lima Kilo, Arif Rahman yakni starup (pelaku usaha baru kelas mikro/kecil -red) yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan serta penerima beasiswa Dompet Dhuafa Etos, Reza yang berhasil membuat penelitian tentang sel kanker melalui pola makan.

Aza menambahkan selama ini Dompet Dhuafa memberikan beberapa beasiswa diantaranya

Beasiswa Etos bagi siswa yang kurang mampu dan Beasiswa Aktivitis bagi aktivis dan memiliki prestasi tersendiri yang bermannfaat bagi masyarakat. Bagi mahasiswa yang kurang mampu mendapatkan bantuan biaya kuliah selama 4 tahun.

“Para pemenang beasiswa rata-rata mendapatkan uang saku Rp. 800.000 perbulan, selain mendapatkan pembinaan dan fasilitas lainnya,” pungkasnya. jo

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/147702911/sejarah-bahasa-indonesia/