Gerakan Nusantara Mengaji Sasar Mahasiswa, Cak Imin Berikan Wejangan

Gerakan Nusantara Mengaji Sasar Mahasiswa, Cak Imin Berikan Wejangan

Gerakan Nusantara Mengaji Sasar Mahasiswa, Cak Imin Berikan Wejangan

Gerakan Nusantara Mengaji Sasar Mahasiswa, Cak Imin Berikan Wejangan

Gerakan Nusantara Mengaji yang inisiatori Abdul Muhaimin Iskandar terus digaungkan.

 

Akhir pekan kemarin, gerakan ini digelar bersama para mahasiswa Universitas Pelita Bangsa, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kordinator Nasional Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid mengatakan bahwa kegiatan khataman Alquran ini sebagai ikhtiar memperkuat infrastuktur batin mahasiswa.

“Ini penting agar mahasiswa memiliki bekal spiritual di tengah persaingan global yang semakin ketat. Nusantara Mengaji hadir mengisi kebutuhan spiritual masyarakat dengan mendekatkan mereka kepada Al-Qur’an,” beber dia.

Dalam pandangan Jazilul, khasiat dan keutamaan Alquran diharapkan mampu memberikan energi

dan semangat positif bagi bangsa Indonesia.

Dia yakin Indonesia yang dianugerahi sumber daya alam yang melimpah selama dikelola oleh pribadi-pribadi qurani, dapat mewujudkan negara yang makmur, adil dan berperadaban luhur.

Sementara itu, Inisiator Nusantara Mengaji, Abdul Muhaimin Iskandar mengingatkan mahasiswa agae menyiapkan infrastruktur batin.

“Mari menyiapkan jiwa yang terdalam dalam jiwa kita,” kata dia.

Menurut Cak Imin-sapaannya-, tidak ada manfaat jika mahasiswa hanya memiliki bekal ilmu pengetahua

n dan teknologi, tanpa persiapan yang tangguh.

“Matangkan skil dan ruhani maka akan lahir Indonesia yang unggul,” tutur dia.

Lebih lanjut Cak Imin menyebut potensi besar bangsa Indonesia. Dengan kekuatan penduduk yang begitu besar, serta jumlah umat Islam terbesar adalah sebuah harapan dan masa depan baru, yang diharapkan bisa memperbaiki dunia yangg lebih baik adil dan sejahtera.

“Amerika boleh saja maju, akan tetapi kemajuan yang mereka capai dalam 250 tahun itu, dilewati dengan fase-fase konflik dan peperangan. Pada fase sekarang, kemajuan yang diraih AS justru menempatkan negara adidaya ini dalam posisi keterasingan dan ketidakamanan,” beber dia.

“Apalagi sejak AS berada di bawah kepemimpinan Trump perdamaian dunia semakin terancam,” sambung dia.

Indonesia, ujar dia, memiliki potensi kemajuan luar biasa. Jika bisa memperkuat infrastuktur batin dan lahir, akan menemukan kemajuan hakiki. Kemajuan IPTEK, ekonomi, infrastruktur yang ditopang fondasi moralitas dan keagamaan.

“Saya yakin Indonesia akan menjadi menara baru peradaban dunia,” pungkasnya.

 

Sumber :

PENGGUNAAN HURUF KAPITAL