Ini Aneka Pengaruh Negatif Media Sosial

Ini Aneka Pengaruh Negatif Media Sosial

Ini Aneka Pengaruh Negatif Media Sosial

Ini Aneka Pengaruh Negatif Media Sosial

Media sosial merevolusi pola interaksi sosial. Perubahan pola interaksi ini dapat

dikatakan mengubah nilai-nilai tradisional yang telah tertata sebelumnya. Media sosial telah memengaruhi kehidupan sosial Anda – langsung atau tidak langsung sebagai penggunanya.

Berikut berbagai dampak media sosial terhadap kesehatan mental Anda. Menurut hasil penelitian sekitar tiga miliar orang atau mencapai 40 persen dari populasi dunia menggunakan media sosial rata-rata hampir dua jam setiap hari.

Saat media sosial memiliki peran yang begitu besar terhadap kehidupan penggunanya, tentu terdapat dampak yang ditimbulkan. Karena media sosial relatif masih baru, Facebook–yang menjadi media mainstream dunia–digunakan oleh 2,32 miliar pengguna aktif berdasarkan catatan pada 31 Desember 2018 lalu menjadi mayoritas penelitian mengenai media sosial.

Studi mengenai media sosial saat ini terus berkembang dan aneka penemuan mengenai p

erubahan interaksi antarmanusia ditemukan seiring dengan penggunaan media sosial yang semakin intens secara global. Media sosial bisa menimbulkan efek positif, tetapi penggunaan yang terlalu sering dalam jangka Panjang justru membuat Anda dapat merasa tidak bahagia bahkan terisolasi.

Berikut hasil penemuan dampak negatif dari media sosial yang bahkan mungkin tidak Anda sadari:

Stres
Pengguna melampiaskan berbagai hal melalui media sosial. Dari urusan kantor, dapur hingga politik. Kelemahannya adalah unggahan dari pengguna lebih menyerupai stres tidak berujung. Peneliti dari Pew Research Center melakukan studi apakah media sosial justru menyebabkan stres daripada menguranginya?

Pada studi yang dilakukan terhadap 1.800 orang, ditemukan bahwa perempuan lebih

mengalami stres di media sosial daripada laki-laki. Media sosial Twitter berperan meningkatkan kesadaran pengguna terhadap tekanan yang dialami pengguna lainnya. Menariknya Twitter juga berfungsi untuk menanggulangi stres yang dialami pengguna. Semakin banyak perempuan yang memakai Twitter, semakin berkurang tingkat tekanan yang dialaminya.

Efek tersebut justru tidak ditemukan pada pria. Pada pengguna pria, para peneliti menemukan bahwa mereka memiliki hubungan yang lebih berjarak dengan media sosial. Menurut penelitian Pew, penggunaan media sosial terkait dengan stres pada pria memiliki tingkat yang lebih rendah.

Kepercayaan diri
Media sosial bisa menjadi sumber ketidakpercayaan diri. Hal tersebut ditemukan dalam studi yang dilakukan Universitas Kopenhagen. Banyak orang yang menderita “kecemburuan Facebook”. Menurut penelitian tersebut, mereka yang tidak menggunakan Facebook merasa lebih puas dengan kehidupan yang telah dijalani.

“Saat kita mendapatkan penghargaan berdasarkan apa yang kita lakukan secara relatif terhadap orang lain, kita menempatkan kebahagiaan kita dalam satu variabel yang sama sekali tidak dapat dikontrol,” kata Dr Tim Bono, pengarang buku When Likes Aren’t Enough.

 

Baca Juga :