Ini Dia Informasi Penting BOS 2018

Ini Dia Informasi Penting BOS 2018

Ini Dia Informasi Penting BOS 2018

Ini Dia Informasi Penting BOS 2018

Istilah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pasti sudah sering didengar.

Tapi tahukah Baraya Disdik Jabar, BOS itu sebenarnya untuk apa.

Kali ini, disdik.jabarprov.go.id akan mengupas tentang BOS. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 1 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS), BOS merupakan salah satu program pemerintah untuk pendanaan biaya non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah pertama. Adanya BOS ini sebagai wujud pelaksanaan program wajib belajar Sembilan tahun yang di prioritaskan untuk biaya operasional non personal.

Sedangkan pemberian BOS ditujukan untuk meringankan beban masyarakat

terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun. Yang menjadi sasaran dalam dalam program BOS ini adalah semua siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan termasuk pula Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Pusat Kegiatan Belajar Mandiri (PKBM) yang diselenggarakan oleh masyarakat, baik negeri maupun swasta di seluruh Provinsi di Indonesia.

Dana operasional di sekolah tidak mampu memenuhi semua kebutuhan sekolah. Oleh karena itu ada BOS untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasi non personil sekolah. Akan tetapi, masih ada beberapa pembiayaan personil yang masih dapat dibayarkan dari dana BOS, juga meningkatkan angka partisipasi kasar, mengurangi angka putus sekolah agar semua kalangan mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan wajib Sembilan tahun.

Keberadaan BOS juga merupakan wujud keberpihakan Pemerintah Pusat

(affirmative action) bagi peserta didik yang orangtua atau walinya tidak mampu dengan membebaskan (fee waive) atau membantu (discount fee) tagihan biaya sekolah dan biaya lainnya di SMA/SMALB/SMK. Sekolah juga juga memberkan kesempatan yang setara (equal opportunity) bagi peserta didik yang orangtua atau wali tidak mampu untuk mendapatkanlayanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu, juga meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.

Selain tujuan, ada juga sasaran dari program BOS ini, SD/SDLB/SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK, dan SLB yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat di bawah pengelolaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah daerah, atau masyarakat yang telah terdata dalam Dapodik, dan SD/SDLB/SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK, dan SLB yang memenuhi syarat sebagai penerima BOS berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu juga untuk SD/SDLB/SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK, dan SLB yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah wajib menerima BOS yang telah dialokasikan.

SD/SDLB/SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK, dan SLB yang diselenggarakan oleh masyarakat dapat menolak BOS yang telah dialokasikan setelah memperoleh persetujuan orang tua peserta didik melalui Komite Sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu di SD/SDLB/SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK, dan SLB yang bersangkutan.(*)

 

Baca Juga :