Intermediate

Table of Contents

Intermediate

Intermediate

Intermediate

Menyimpan untuk ke LTM

  1. Long Term Memory (LTM)
  • Penyimpanan utama untuk informasi faktual, pengetahuan berdasarkan eksperimen / pengalaman, aturan-aturan prosedur, tingkah laku, dsb.
  • Kapasitasnya lebih besar, waktu akses yang lebih lambat, serta proses hilangnya informasi lebih lambat.
  • Terdapat dua jenis LTM :
    a. Memori Episodik : menyimpan “data” kejadian atau pengalaman dalam bentuk serial
    menurut waktu.
    b. Memori Semantik : menyimpan record-record fakta, konsep, keahliaan (skills) serta
    informasi lain yang diperoleh selama hidup dengan terstruktur.
    Pemrosesan Memori Jangka Panjang
  • Aktivitas :

–          Menyimpan atau mengingat informasi

–          Menghilangkan atau melupakan informasi

–          Memanggil kembali informasi

  • Tersimpan karena pengulangan (rehearsal)
  • Ebbinghaus → jumlah yang dipelajari berbanding lurus dengan waktu mempelajarinya = total time hypothesis
  • Proses melupakan informasi decay → karena sudah lama berada di LTM sehingga lambat laun akan terlupakan + interference → karena adanya informasi baru yang lama terlupakan.
  • Proses memanggil kembali informasi recall → memanggil kembali secara langsung informasi +recognition → presentasi sejumlah pengetahuan (knowledge) yang terkait sebagai petunjuk.
  1. OBSERVASI
  • Orang lebih fokus untuk menyelesaikan masalah, tidak untuk belajar menggunakan suatu sistem secara efektif.
  • Orang menggunakan perbandingan jika tidak ada penyelesaian.
  • Orang lebih kepada heuristic daripada algorithmic
    • Lebih mencoba coba-coba daripada pemikiran matang
    • Orang lebih memilih sub-strategi untuk masalah yang tidak terlalu penting.
    • Orang belajar strategi lebih baik dengan latihan
  1. PENYELESAIAN MASALAH
  • Setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan
  • Penalaran (Reasoning) : proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.

Reasoning terdiri dari :

  • Deduktif

–          Menarik kesimpulan secara logika dari premis yang diberikan

–          Jika A, maka B

–          Sangat buruk untuk mengkonfirmasikan validitas dan kebenaran

Contoh :


If it is Friday then she will go to work

It if Fridy

Therefore she will go to work

If it raining then the ground is dry

It is raining

Therefore the ground is dry

  • Induktif

–          Men-generalisasi dari kasus sebelumnya untuk belajar tentang hal baru

–          Meskipun induksi mungkin tidak dapat diandalkan namun merupakan proses yang berguna

–          Induksi mengakibatkan manusia senantiasa belajar mengenai lingkungan

  • Abduktif

–          Penalaran dari sebuah fakta ke aksi atau kondisi yang mengakibatkan fakta tersebut terjadi

–          Metode ini digunakan untuk menjelaskan event yang kita amati

–          Mungkin tidak dapat diandalkan, namun manusia seringkali menerangkan sesuatu hal dengan cara seperti ini, dan mempertahankan hingga ada bukti lain yang mendukung penjelasan atau teori alternatif.

Sumber : https://merpati.co.id/