Investasi di Kota Bogor Turun 6,15 Persen

 Investasi di Kota Bogor Turun 6,15 Persen

 

 Investasi di Kota Bogor Turun 6,15 Persen

Tahun 2016 capaian tingkat pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor mencapai 6,73 persen

Tetapi angka tersebut menurun di tahun 2017 menjadi 6,15 persen. Keniscayaan penurunan ini sangat dimungkinkan karena angka capaian pertumbuhan nasional tidak tercapai.

Hal tersebut diungkapkan Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman pada Forum Group Discussion yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia HIPMI dan Kamar Dagang Industri (KADIN) di Hotel Angsana Grand Pangrango, jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jumat (27/04/2018).

Usmar menyebutkan

Sementara kalau melihat angka investasi, investasi di tahun 2017 meningkat. Akan tetapi angka ini berbanding terbalik dengan tenaga kerja yang masih sangat tinggi. Hal ini terlihat dari bursa tenaga kerja yang membuat kartu kuning yang jumlahnya mencapai 12.500 pencari kerja aktif.

Sedangkan lowongan kerja pada tahun 2017 sekitar 3.705 lowongan dan yang mampu diakses hanya sekitar 2.500 lowongan.

“Jadi memang tingkat investasi yang meningkat tidak lantas linier dengan pengurangan tenaga kerja. Banyak faktor yang mungkin nanti akan didiskusikan oleh para pasangan calon sehingga ada terobosan-terobosan lain,” katanya.

HIPMI bahwa peran UMKM

Usmar juga sepakat dengan pernyataan ketua HIPMI bahwa peran UMKM adalah strategis. Dari rilis secara nasional kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi atau pendapatan ekonomi perkapita disumbang oleh UMKM.

Kedepan, untuk meningkatkan usaha ekonomi kecil menengah itu salah satu cara bagaimana Pemerintah bisa berperan serta di dalam upaya peningkatan pertumbuhan dengan rasa keadilan dan pemerataan yang nyata.

Sumber : https://blog.fe-saburai.ac.id/gambar-jaring-jaring-kubus-dan-contoh-soalnya/