Jerman ‘Bingung’ Cari Lokasi Kuburan Permanen Limbah Nuklir

Jerman ‘Bingung’ Cari Lokasi Kuburan Permanen Limbah Nuklir

Jerman 'Bingung' Cari Lokasi Kuburan Permanen Limbah Nuklir

Jerman ‘Bingung’ Cari Lokasi Kuburan Permanen Limbah Nuklir

Rencana penutupan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Jerman pada 2022

mendesak para ahli segera menemukan lokasi paling tepat untuk mengubur limbah nuklir berbahaya bersifat radioaktif.

Dilansir dari CNN, sekitar lebih dari 28 ribu meter kubik limbah radioaktif yang dihasilkan PLTU Jerman terancam harus ditimbun di tempat lain. Namun, limbah yang sangat berbahaya tersebut butuh lokasi penimbunan yang aman untuk dihuni hingga ratusan tahun ke depan.

Para ahli kini tengah mencari lokasi yang tepat untuk mengubur 2.000-an kotak wadah limbah

radioaktif. Salah satu anggota tim riset yakni Profesor Miranda Schreurs mengatakan, tantangan Jerman saat ini menemukan tempat yang benar-benar stabil.

“Tidak mungkin ada gempa bumi, tidak ada tanda-tanda aliran air, tidak mungkin batu yang sangat keropos,” kata Schreurs.

Lihat juga:UGM Buat Baterai Nuklir Sumber Energi Listrik Tahan 40 Tahun

Namun, permasalahan utama justru mencari lingkungan yang bersedia wilayahnya

dijadikan tempat pembuangan limbah nuklir. Selama ini limbah tersebut disimpan tak jauh dari lokasi PLTN.

Berbagai ahli di dunia sepakat bahwa pemanfaatan nuklir sebagai sumber energi menghasilkan emisi yang lebih sedikit dibanding dengan batu bara. Namun limbah yang bersifat radioaktif tersebut sangatlah berbahaya jika mengalami kebocoran.

Alasan Jerman sendiri menutup PLTN dikarenakan insiden Fukushima di Jepang pada 2011. Gempa dan tsunami mengakibatkan reaktor aktif mematikan reaksi fisi berkelanjutan dan kegagalan generator cadangan untuk mendinginkan reaktor. Ratusan ribu penduduk terpaksa dievakuasi untuk meninggalkan wilayah tersebut demi keamanan.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/