Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran

Materi pelajaran merupakan

bahan-bahan pelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik. Materi pelajaran harus disusun berdasarkan kompetensi inti, kompetensi dasar dan indikator yang tertera dalam silabus. Pada kurikulum 2013 semua kompetensi baik kompetensi inti dan kompetensi dasar sudah ditetapkan dari Kementrian Pendidikan, sedangkan indikator harus dikembangkan sendiri oleh guru berdasarkan atas kompetensi inti dan kompetensi dasar tersebut.

Dalam implementasi kurikulum 2013 masalah yang sering ditemui sehubungan dengan bahan ajar adalah sebagai berikut:

 

Materi pembelajaran yang disiapkan baru untuk beberapa mata pelajaran

yang tergolong dalam mata pelajaran wajib A dan wajib B. Diantaranya pelajaran Agama, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sejarah, PKN, Seni, Penjas dan PKW. Sedangkan untuk mata pelajaran peminatan masih belum disiapkan.

 

Pada mata pelajaran seperti sosiologi

masih belum disiapkan sehingga guru masih kebingungan dalam menentukan bahan ajar yang akan disampaikan kepada peserta didik. Ditambah lagi dengan berubahnya komposisi kompetensi dasar dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya. Pada kurikulum KTSP materi pelajaran dapat dengan mudah ditentukan karena mulai dari kompetensi dasar sampai dengan indikator sudah ditetapkan sebelumnya. Sehingga materi pembelajaran dapat dengan mudah ditentukan berdasarkan atas indikator tersebut. Sampai saat ini masih terjadi perdebatan diantara guru-guru sosiologi tentang materi pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik. Perdebatan ini disebabkan karena ada kompetensi dasar yang hilang dari kurikulum sebelumnya. Ditambah lagi dengan belum adanya buku yang ditetapkan dari pemerintah sehingga sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Secara psikologis peserta didik memiliki karakteristik

yang berbeda-beda seperti perbedaan kepribadian, kecerdasan, latar belakang sosial budaya dan lain sebagainya. Bahan pembelajaran yang disampaikan harus menyentuh perbedaan-perbedaan tersebut. Dalam penyajian bahan pembelajaran kepada peserta didik harus memperhatikan karakteristik tersebut sehingga bahan pembelajaran yang disajikan dapat diserap dengan baik oleh peserta didik tersebut. Untuk memudahkan agar bahan pembelajaran tersebut dapat diterima dengan baik oleh para peserta didik maka bahan pembelajaran perlu disusun sesuai dengan silabus, dimulai dari materi yang termudah menuju materi yang sulit. Akan menjadi lebih bermakna jika bahan pembelajaran tersebut dikombinasikan dengan diagram, tabel, grafik dan gambar-gambar yang dapat menjelaskan bahan pembelajaran tersebut.

Sumber : http://watchbrandqui291.eklablog.net/contoh-teks-eksplanasi-disekolah-a165655832