Menristekdikti Targetkan Peningkatan Publikasi Ilmiah di Internasional

Menristekdikti Targetkan Peningkatan Publikasi Ilmiah di Internasional

Menristekdikti Targetkan Peningkatan Publikasi Ilmiah di Internasional

Menristekdikti Targetkan Peningkatan Publikasi Ilmiah di Internasional

Menristekdikti Mohamad Nasir menargetkan publikasi ilmiah

penelitian Indonesia mengimbangi Malaysia. Meskipun berdasar data SCOPUS per 28 November 2018 jumlah publikasi dari Indonesia sudah mengalahkan Singapura dan Thailand.

Dari data SCOPUS menyebut, publikasi Indonesia terkumpul sebanyak 24.883 jurnal. Angka itu jauh di atas Singapura 19.767 jurnal dan Thailand 15.018 jurnal.

Mohamad Nasir meyakini angka tersebut terus meningkat, meskipun saat ini publikasi ilmiah di jurnal internasional masih ditempati Malaysia. Dia menargetkan Indonesia akan menjuarai jumlah publikasi ilmiah se-Asia Tenggara pada 2019 mendatang.

“Jumlah publikasi Indonesia saat ini masih berada jauh di bawah Malaysia

. Namun, kita optimistis dapat mengejar ketertinggalan, bahkan bisa menjadi leader di ASEAN dalam hal publikasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (3/11).

Menurutnya, cita-cita itu tidak main-main. Karena, Kemenristekdikti telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mewujudkan hal tersebut. Antara lain dengan meningkatkan anggaran bidang riset supaya bisa mendorong lahirnya publikasi yang semakin berkualitas.

“Dengan perbaikan sistem pada tahun 2017 jumlah publikasi Indonesia

mampu melampaui Thailand dan Singapura,” tandas mantan Pembantu Rektor II Undip itu.

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip itu menegaskan, Kemenristekdikti terus menerus berupaya meningkatkan daya saing bangsa Indonesia. Salah satu strateginya adalah melalui peningkatan jumlah publikasi ilmiah internasional dan upaya akselerasi produk-produk inovasi karya anak bangsa.

 

Sumber :

https://weareglory.com/apresiasi/