Percaya Diri, Kunci Hazkia Sabet Medali Emas Cabor Renang di O2SN 2019

Percaya Diri, Kunci Hazkia Sabet Medali Emas Cabor Renang di O2SN 2019

Percaya Diri, Kunci Hazkia Sabet Medali Emas Cabor Renang di O2SN 2019

Percaya Diri, Kunci Hazkia Sabet Medali Emas Cabor Renang di O2SN 2019

Percaya diri. Itulah kunci kemenangan atlet kontingen Kabupaten Garut,

Hazkia Yunaria yang berhasil menyabet medali emas pada cabang olahraga (cabor) renang dalam Olimpiade Olahraga Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2019 yang digelar di kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jln. Dr. Setiabudi No. 229, Kota Bandung, Selasa (23/7/2019). Ia menjadi yang tercepat di nomor 100 meter gaya bebas putri, dengan raihan waktu 1 menit 5,13 detik.

Kia, sapaan akrab Hazkia menuturkan, selain penguasaan teknik, menumbuhkan kepercayaan diri juga menjadi hal yang penting saat mengikuti kejuaraan. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri, Kia memilih berinteraksi dengan peserta lain dibandingkan berdiam diri. “Kalau banyak diam, saya malah suka grogi. Ini belajar dari pengalaman saya saat ikut lomba dulu,” katanya.

Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 11 Garut ini mengaku sama sekali ti

dak menargetkan memperoleh medali emas. “Yang penting saya bisa bawa pulang medali, bisa emas, perak atau perunggu. Biar bisa bikin bangga sekolah dan kabupaten saya. Alhamdulillah, ternyata saya dapat medali emas,” tutur siswa berkacamata tersebut.

Prestasi yang Kia raih sama sekali tidak mudah. Dalam menghadapi O2SN, i

a sempat jatuh sakit sehingga tidak dapat mengikuti jadwal latihan yang telah ditetapkan. “Seminggu sebelum lomba, saya sempat sakit. Alhamdulillah hasilnya tetap maksimal,” ucapnya.

Di tingkat nasional nanti, Kia berharap bisa memberikan hasil terbaik bagi Jabar dengan meraih waktu tercepat. “Semoga saya bisa dapat waktu terbaik dan lebih bagus dari hari ini agar bisa mengharumkan nama Jawa Barat,” harapnya.

Di bawah Kia, medali perak diraih atlet kontingen Kota Bandung, Marela Salsabila dengan waktu 1 menit 5,25 detik. Disusul atlet kontingen Kota Tasikmalaya, Vanessa Cindy Leuwol yang harus puas meraih perunggu dengan raihan waktu 1 menit 5,45 detik.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/sejarah-voc-di-indonesia/